Breaking News
Tampilkan postingan dengan label Lombok Island. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lombok Island. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Januari 2015

Tenun Khas Lombok - NTB


GIMANTIR -Di Lombok Tengah Anda dapat menemukan sebuah kawasan kerajinan tangan tenun di desa Sukarara, Kecamatan Jonggat. yang merupakan salah satu dari 86 desa di Lombok Tengah. Aneka jenis tenun gedogan tersebut sangat diminati wisatawan. 

                                       
Keterampilan menenun menjadi satu pegangan hidup bagi perempuan Sukarara. Jadi aturan ini memang buat para perempuan itu sendiri agar bisa mandiri dan menghidupi dirinya. Di Sukarara, pemberdayaan perempuan sudah mulai sejak zaman dulu.Para penduduk Sukarara, terutama para perempuan memang wajib belajar menenun. Sejak usia kanak-kanak para perempuan tersebut sudah diajari menenun kain dengan motif yang sederhana. "Saya dulu 10 tahun sudah bisa menenun," kata Robiah.

Budaya tenun diwariskan dari orang tua ke anak-anak mereka. Para ibu mewariskan brire, salah satu alat untuk menenun kepada anak perempuannya. Tenun menjadi salah satu warisan penting di Sukarara. "Di desa lain, perempuan tidak wajib belajar tenun, hanya di Sukarara," kata Robiah.

Kewajiban perempuan Desa Sukarara bisa menenun menjadi aturan yang masih berlaku hingga sekarang ini. "Menurut awe-awe adat, perempuan yang belum bisa menenun tidak boleh menikah," kata Nurdin, salah seorang pemandu di Desa Sukarara.

Kain tenun di Lombok terdiri dari dua jenis, yaitu tenun ikat dan songket. Kain tenun ikat dikerjakan oleh para lelaki dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Dalam sehari mereka bisa menghasilkan hingga tiga meter kain tenun ikat. Adapun Para perempuan menenun songket. Dalam sehari, mereka cuma mampu menenun maksimal 15 cm songket.

Ada aturan unik: perempuan Desa Sukarara yang belum bisa menenun tapi berani menikah bisa terkena denda. Dendanya berupa uang, padi, atau beras. Aturan soal tenun ini tidak berlaku bagi kaum lelaki, meski ada pula lelaki yang bekerja sebagai penenun kain ikat.


Pembuatannya pun berbeda. Paling sulit dari pembuatan songket ini terletak pada penentuan motif. Pengerjaannya yang manual membuat waktu tenun menjadi lama. "Satu songket bisa selesai dalam satu bulan," kata Masitah. Bahkan ada tenun songket yang baru kelar dalam waktu dua setengah bulan kalau memang motifnya rumit dan pengerjaannya tidak rutin.

Nurdin mengatakan para perempuan yang bekerja menenun songket dari pukul 08.00 hingga 17.00 biasanya hanya mencatat kemajuan tipis. "Sehari itu mereka bisa menenun minimal 10 sentimeter hingga maksimal 15 sentimeter," kata Nurdin. Panjang rata-rata tenun songket ini sekitar 12 sentimeter per hari.

Biasanya para perempuan menenun songket dengan lebar 60 sentimeter dan panjang empat meter. Setelah selesai, songket itu akan dipotong dan disambungkan sehingga menjadi kain dengan panjang 2 meter dan lebar 120 sentimeter. "Ciri khas lainnya adalah sambungan di tengah untuk menyatukan dua kain itu," imbuh Nurdin. Penyambungan kain itu tentu saja dilakukan oleh penjahit yang terampil agar motif dua belahan kain ini bisa menyatu sempurna. "Satu keluarga biasanya memiliki empat atau lima motif yang khas," kata Nurdin.

Para penenun menggunakan serat pohon mahoni untuk cokelat kemerahan, batang jati untuk warna cokelat muda, biji asam untuk warna cokelat tanah, dan batang pisang busuk untuk cokelat tua. Selain itu, para warga Sukarara menggunakan campuran anggur dan kulit manggis untuk bahan warna alami ungu.

Namun, para perajin juga menggunakan pewarna kimia untuk warna-warna lain seperti merah muda, hijau muda, kuning, dan warna-warna yang sulit didapat dari pewarna alam.

Warna alam biasanya dipakai untuk tenun ikat. Sedangkan songket memiliki warna yang lebih cerah dengan aksen emas. Kain tenun ikat memiliki lebar 105 sentimeter. Panjangnya bisa mencapai 100 meter.

Adapun harga jual tenun songket Lombok bervariasi mulai dari angka Rp 200.000 hingga Rp 5 juta per lembar berukuran lebar 120 cm dan panjang 2 meter.



Sebagian besar para perajin yang umumnya bermata pencaharian sebagai penenun di desa ini adalah andalan industri kerajinan tradisional di Lombok. Bila Anda berkeliling di setiap sudut desa, maka hampir seluruh warga akan ditemukan sedang dalam aktivitas “nyensek” (bahasa daerah untuk menenun). Keahlian ini terutama dilakukan oleh kaum remaja, bahkan anak-anak yang menginjak remaja. Inilah Desa Sukarara, yang dahulu tidak dikenal namun kini telah berubah menjadi desa kerajinan tenun yang sudah menasional, bahkan mendunia. Bayangkan saja, banyak wisatawan yang tidak lupa menyempatkan dirinya untuk singgah di desa yang jaraknya cuma sekilo dari Desa Puyung, Lombok Tengah ini.

Ikon motif tradisional bercorak khas Lombok adalah torehan utama pada produksi pertenunan Lombok. Motif bangunan khas Lombok yang disebut “lumbung” dan goresan-goresan bernuansa tradisional ini lebih disukai daripada tema kehidupan modern. Justru mungkin hal inilah yang menarik para konsumen lokal maupun luar negeri.

Umumnya kain tenun buatan Sukarara ini disebut “Subahnala” dengan berbagai ragam rias tenun tradisional maupun kreasi baru seperti kain sarung, kembang komak, ragi genap, tapo kemalo, ikat pinggang dan lain-lain. Selanjutnya muncul kain tenun dalam bermacam ragam rias seperti penginang, taman rengganis, taman raksasa, remawa dan wayang. Berbagai macam motif yang variatif dari produksi tenun ini tetap dikerjakan secara tradisonal. Tenun Sukarara lebih sering disebut Songket atau Tenun Gedogan khas Sukarara.


Sumber: Antara & Grematour.
Read more ...

5 Buah Tangan(Oleh-oleh) Khas Lombok

GIMANTIR - Bagi travelers yang berkunjung ke Lombok, anda wajib mencoba beberapa oleh-oleh khas ini untuk dibawa pulang!! Berikut 5 diantaranya....
Banyak orang ingin pergi ke Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Wilayah yang terkenal dengan Pantai Senggigi, Kuta Lombok dan Tenun Sasak ini.
Tak sedikit obyek wisata di Lombok yang sudah terkenal dan juga mendunia. Tak lain halnya dengan oleh olehnyaOleh oleh di lombok sudah termasuk sebagai salah satu obyek wisata yang wajib untuk di kunjungi di Lombok.
Berikut jenis oleh-oleh khas pulau Lombok yang yang telah kami rangkum untuk anda coba bawa pulang sebagai buah tangan dari pulau Lombok:

Kain Khas Sasak

Kain Sasak
Bagi penggemar fashion berbahan kain nusantara, ini barang yang wajib dibeli. Kain sasak tersedia dalam beragam pilihan harga. Semakin halus dan bagus motifnya, semakin mahal pula harganya.
Ada kain batik sasak yang bisa dijadikan kemeja dengan harga mulai Rp 150.000 – Rp 350.000. Motifnya cukup simpel dan menarik, bahannya pun halus.
Kain lain hasil tenun tangan dengan benang emas dijual dengan harga lebih mahal. Untuk bahan yang halus, harganya bisa lebih dari Rp 600.000.
Tak semua kain harus dibeli dalam bentuk bahan. Kain juga bisa dibeli dalam bentuk kemeja jadi dengan harga mulai Rp 200.000 serta dalam bentuk syal dan pasmina mulai harga Rp 100.000. Ada juga yang berbentuk sarung dengan harga mulai Rp 150.000.
Kain sasak bisa didapatkan di daerah Cilinaya. Pintar-pintarlah memilih dan menawar harganya.

Kini salah satu jenis kain tenun yang lagi trend adalah kain tenun Rangrang

Kalung Mutiara 

kalung mutiara kahs lombok
Kalung Mutiara
Mutiara bisa dikatakan oleh-oleh paling mewah. Anda harus merogoh kantung lebih untuk bisa membelinya. Tersedia gelang mutiara berwarna kehitaman maupun putih. Gelang mutiara dijual dengan harga mulai Rp 100.000. Murah atau mahalnya harga tergantung pada ukurannya.
Mutiara juga bisa dujumpai dalam bentuk kalung. Untuk yang ini, harganya lebih mahal, mulai dari Rp 400.000. Kalung yang mahal bisa berharga lebih dari Rp 1.000.000.
Yang paling mahal adalah cincin, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Sebuah cincin dengan mata mutiara bisa berharga Rp 1.000.000. Perhiasan mutiara ini bisa didapatkan di toko souvenir di wilayah Cilinaya.

Madu Sumbawa

Madu Sumbawa di Lombok
Madu Sumbawa
Sumbawa, wilayah yang termasuk dalam Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah salah satu penghasil madu terbaik di Indonesia. Madu Sumbawa pun bisa didapatkan di Lombok.
Ada dua jenis madu yang dijual, yakni madu biasa yang berwarna kuning kecoklatan serta madu putih yang berasal dari lebah yang hidup di karang-karang putih.
Madu Sumbawa telah menjadi ikon nasional dan dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan mengobati beragam penyakit. Madu putih misalnya, dipercaya bisa mengobati penyakit saraf.
Madu dijual dengan harga beragam, mulai dari harga Rp 30.000 untuk kemasan 250 ml hingga hampir Rp 200.000 untuk kemasan jeriken berisi hampir 1 liter.
Madu relatif bisa didapatkan dengan mudah. Di Toko-toko makanan seperti Phoenix, madu ini pun dijual.

Dodol Rumput Laut

Dodol rumput laut Lombok
Dodol Rumput Laut
Bisa dikatakan, ini oleh-oleh makanan wajib dari Lombok. Tak seperti dodol umumnya yang sangat manis, dodol rumput laut khas Lombok terasa manis segar.
Dodol rumput laut khas Lombok terbuat dari tepung rumput laut, gula serta buah-buahan segar. Terdapat beragam pilihan rasa buah, seperti nangka, mangga dan sirsak.
Dodol terasa manis dan kenyal di lidah. Memakannya seperti makan jelly rasa buah yang banyak disukai anak-anak. Selain rasa buah, terdapat pula rasa sayur dan jagung.
Dodol tumput laut bisa dibeli dengan harga mulai Rp 10.000 – Rp 15.000 per kemasan berat 200 gram. Salah satu tempat populer untuk mendapatkannya adalah di Phoenix Food yang berlokasi di Cakranegara.

Kaos Lombok

kaos asli dari Lombok
Kaos Lombok
Ini mungkin oleh-oleh yang harus dibeli. Selain harganya murah, kaos Lombok bisa menunjukkan bahwa Anda pernah ke tempat dengan pantai eksotis ini.
Harga kaos Lombok mulai Rp 25.000. Tersedia dalam berbagai warna dan gambar sablon. Pilih saja yang sesuai ukuran dan selera.



Source: http://www.paketliburanlombok.com/oleh-oleh-khas-lombok.html
Read more ...

Kamis, 01 Januari 2015

RIVER TUBING NARMADA - LOMBOK

GIMANTIR-Liburan di Lombok?. Pengen nyoba keseruan yang berbeda?. Coba aja nihhh petualangan baru di Lombok. Nikmati sensasi kesegaran air sungai dan keindahan alam sekitarnya.
Bagi anda yang ingin mencoba adu nyali, kini di Lombok ada  wahana River Tubing dilokasi sekitar kali Narmada, kegiatan ini akan menempuh jarak sekitar kuran lebih 1 jam.

Hanya Rp. 95.000,-/Orang.
Ayo Buruan Nikmati Sensasinya


Source : wisatapulaulombok.com

#explorelombok
#visitlomboksumbawa


Gimantir.blogspot.com


Read more ...

Wisata Hutan Alam Gunung Tunak

GIMANTIR -Kali ini saya admin blog ini memposting wisata hutan gunung tunak yang berada di lombok tengah

 Semakin mendekati pantai atau tebing yang berbatasan dengan Samudra Hindia, vegetasi yang tumbuh berbeda dan khas.



Gili Penyu di Gunung Tunak, Lombok Selatan, Nusa Tenggara Barat. Lanksap ini dapat dikunjungi oleh wisatawan. (Agus Prijono/National Geographic Indonesia)

Haii apa kabar temen-temen. Ini dia salah satu postingan yang saya inginkan, tetapi sampai saat ini saya belum pernah menyaksikan kenyataan bagian dari alam Lombok ini. Karena itu saya akhirnya saya kutip sementara dari http://nationalgeographic.co.id/berita/2014/12/jelajah-rimba-lombok-selatanWisata Alam Gunung Tunak merupakan sebuah kawasan hutan yang berada di tenggara Lombok dan merupakan daratan Lombok paling selatan, sehingga berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Di baca ya..

Kemarau baru saja dilibas oleh musim hujan. Pepohonan mulai bersemi. Jejak kemarau masih membekas di pohon-pohon yang meranggas. Pada masa peralihan musim ini, saya menembus hutan Taman Wisata Alam Gunung Tunak, Lombok Selatan, Nusa Tenggara Barat.
Gunung Tunak satu-satunya kawasan di Lombok Selatan yang masih berhutan. Duri-duri semak menggores kulit. Hutan Gunung Tunak tumbuh di atas tanah liat berkapur dan berlempung. Semakin mendekati pantai atau tebing yang berbatasan dengan Samudra Hindia, vegetasi yang tumbuh berbeda dan khas. "Tapi kita belum tahu jenisnya," terang Lalu Gede Gangga Widarma, staf Pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam.
Selepas hutan pantai, padang rumput menghampar hingga bibir tebing. Setiap tipe vegetasi terlihat nyata perbedaannya. Hutan yang tumbuh bersisian dengan padang rumput diisi pohon dengan batang yang meliuk-liuk. Embusan angin agaknya membentuk arsitektur pohon yang unik: cabang-cabangnya doyong ke arah tertentu.
Sampailah saya di sepokok pohon asem yang besar dengan tajuk yang mekar di angkasa. "Ini pohon asem terbesar di Gunung Tunak," jelas Gangga. Tanah di sekeliling pohon asem bersih dan rata.
Tempat ini disebut Bagek Pondok: pondok pohon asem. Di situ, setelah tradisi nyale, mencari cacing laut, digelar upacara pemberkatan kerbau. Gangga menuturkan, setelah diberkati, kerbau-kerbau dibiarkan hidup bebas di Gunung Tunak: berkubang dan menyenggut rumput. "Tahun 2014 saja ada 903 kerbau," jelas Papu Arum, tetua adat Bumbang, Desa Mertak. Papu Arum telah memimpin tradisi pemberkatan kerbau selama 23 tahun.
Peta
"Setiap warga akan melapor ke Papu Arum. Jadi, dia punya data lengkap," imbuh Gangga. Di Bagek Pondok itu, orang-orang datang membawa moto siung: adonan ketan, gula merah, dan kelapa yang dibungkus pelepah pinang. "Setiap orang harus memakannya, dan Papu Arum akan menabur moto siung ke sekeliling," jelas Gangga.
Di bawah pohon asem itu, doa-doa lalu dipersembahkan oleh Papu Arum. "Kita minta perlindungan untuk kerbau-kerbau agar tidak dicuri ataupun sakit," papar Papu Arum yang berkulit legam ini.
Kisah lokal menuturkan Gunung Tunak sebagai salah satu pusat peradaban di Pulau Lombok. "Di sekitar Tunak dulu ada puluhan kerajaan," jelas Bangun, Kepala Desa Mertak, "hanya saja tidak ada sisa-sisanya."
Dan, Gunung Tunak satu-satunya kawasan yang masih berhutan di kawasan Lombok sisi selatan. "Ya, hanya di Tunak yang ada hutannya, ada satwa liarnya," imbuh Bangun.
Hutan Gunung Tunak tak hanya melestarikan alam Lombok Selatan, namun juga menjadi situs budaya Sasak. Di bawah pohon asem itu, saya jeda sesaat setelah menjelajahi Gunung Tunak yang gerah.



(Agus Prijono/National Geographic Indonesia)
--> Lomboknesia.blogspot.com

Read more ...

Minggu, 30 November 2014

17 Air Terjun yang Berada Disekitar Gunung Rinjani

GIMANTIR - Gunung Rinjani, kita mengenalnya sebagai gunung yang memiliki keindahan landscape yang tiada duanya. Tetapi tahukah Anda? Selain gunung Rinjani memadukan kemegahan luar biasa dari sisi bentang alam juga menyimpan air terjun - air terjun indah di kawasan hutannya yang justru jarang diketahui oleh pendaki Rinjani.

Biasanya pendaki gunung yang melakukan hiking ke gunung Rinjani tidak terlalu tertarik untuk melakukan penjelajahan ke air terjun. Selain fisik yang sudah ngedrop karena medan Rinjani memang tergolong berat, juga akses menuju beberapa lokasi air terjun tidak ada angkutan umum. Sehingga harus siap - siap merogoh kocek untuk menggunakan jasa ojek sepeda motor. Beruntung jika Anda memiliki kenalan teman yang mau mengantarkan dengan menggunakan sepeda motornya. Namun beberapa air terjun juga sudah dapat dituju menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum.

Keuntungan ganda jika Anda melakukan hiking lewat jalur Torean, karena di jalur ini Anda akan dapati suguhan 4 air terjun sekaligus dari 12 Air terjun di sekitar Gunung Rinjani. Yaitu Air terjun Penimbungan, Aik Genit, Pancor Mas, dan Air terjun Panas - dingin Goa Susu. Namun sayangnya jalur ini kurang di minati oleh pendaki gunung. Mereka biasanya mengambil jalur dariSembalun maupu Senaru.

Dan berikut ini 12 Air Terjun di sekitar gunung Rinjani

1. Air Terjun Sendang Gile, Senaru, Lombok Utara


Konon, air terjun ini tidak sengaja ditemukan oleh warga yang sedang memburu singa gila yang mengacau sebuah kampung dan kemudian masuk ke dalam hutan. Air terjun ini memiliki ketinggian 32 meter. Untuk mencapai lokasi dari pintu masuk membutuhkan waktu hanya 11 menit melalui jalur tangga.

2. Air Terjun Tiu Kelep, Senaru, Lombok Utara


Tidak jauh dari Sendang Gile, juga terdapat air terjun Tiu Kelep. Keduanya satu lokasi dengan pintu masuknya di depan rumah makan Galang Ijo. Pengunjung harus melewati jalan berupa terowongan air untuk sampai menuju air terjun ini. Perjalanan melewati terowongan air ini memberikan sensasi yang luar biasa tatkala kita harus berjalan pelan dalam keremangan cahaya senter.

Alternative jalur lainnya bisa melewati jalan setapak yang lebih mudah. Hati - hati saat menuju Tiu Klelep, karena batuan di sungainya licin.

3. Air Terjun Penimbungan, Torean, Lombok Utara


Jika Anda mendaki gunung Rinjani melalui pintu masuk Torean akan menjumpai air terjun ini di tengah perjalanan. Letaknya dari pintu masuk sekitar 2 jam. Jika biasanya Anda melewati rute Sembalun dan Senaru. Maka tidak salah jika suatu saat melewati rute Torean ini untuk mendapatan view cantik lainnya dari gunung Rinjani.

Jalur Torean merupakan jalur yang kurang populer di banding 2 jalur lainnya untuk menuju gunung Rinjani. Jalur Torean ini biasa di lewati oleh para peziarah yang melakukan ritual kepercayaannya di Segara Anak maupun di sumber air panas di dekatnya Segara Anak.

4. Air Terjun Aik Genit, Torean, Lombok Utara


Satu jam perjalanan dari air terjun Penimbungan, maka lagi - lagi Anda akan di suguhkan pemandangan air terjun Aik Genit. 

5. Air Terjun Pancor Mas, Torean, Lombok Utara


Letaknya yang jauh dari jalur setapak hiking, membuat air terjun Pancor Mas jarang di kunjungi, meskipun oleh penduduk lokal. Untuk menemukan air terjun ini tidaklah sulit, karena setengah jam perjalanan dari air terjun Aik Genit, akan terlihat air terjun ini dari kejauhan. Pengunjung dapat membandingkan ketinggian air terjun Pancor Mas yang lebih tinggi ketimbang air terjun Aik Genit.

6. Air Terjun Panas Dingin Goa Susu


Masih di jalur Torean, tidak jauh dari Goa Susu, Anda akan menjumpai air terjun yang mengalirkan air panas. Jangan lewatkan momen di air terjun ini untuk mandi di bawahnya karena mandi di air hangat sepertinya mampu memulihkan kelelahan fisik kita.

7. Air Terjun Tiu Pupus, Genggelang, Gangga, Lombok Utara


air terjun di lombok air terjun di lombok

Nama Tiu Pupus sendiri ternyata memiliki sebuah arti yang bermakna, Tiu memiliki arti genangan air sedangkan pupus artinya sebuah akar  yang nampak dari sebatang pohon di tebing sungai. Jadi anda bisa bayangkan bukan bagaimana kenampakan dari air terjun di Lombok ini ? Tinggi dari air terjun yang sekitar 50 meter ini juga memiliki kolam bawah air terjun yang sangat luas dan sedikit dalam udaranya pun cukup dingin karena berada di kawasan pegunungan. Debit air pada musim kemarau biasanya sanagt kecil, walaupun begitu kita tetap bisa mandi di kolam air terjun tersebut Read More

8. Air Terjun Gangga, Lombok Utara


Air Terjun di KLU banyak buangetzz dan jaraknya tidak terlalu berjauhan, salah satunya Air Terjun Gangga. Keunikannya adalah kita bisa berfoto keindahan persawahan dari tebing yang tinggi yang luar biasa keren...Read More

9. Air Terjun Sekeper, Santong, Lombok Utara


Ada air terjun di Lombok Utara yang masih sangat sangat alami, lokasinya tersembunyi sehingga masih jarang orang yang bisa sampai sana, dan konon ini Air Terjun tertinggi di Pulau Lombok, namanya Air Terjun Sekeper yang lokasi tepatny ada di desa Santong, Kecamatan Kayangan, KLU. Read More

7. Air Terjun Mayung Putih, barat Sajang, Lombok Timur


Air terjun Mayung Putik terletak di Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun-Kabupaten Lombok Timur. Jika diukur dari Kota Mataram jarak yang dilewati kurang lebih 173 km atau dengan waktu tempuh sekitar 4 jam perjalanan.

Terdapat 2 alternatif rute jalan yang bisa dilalui melalui Kota Mataram. Rute pertama dengan melewati kawasan Kabupaten Lombok Timur yaitu Mataram - Narmada -Mantang - Kopang - Terara - Sikur - Aikmel - Suwela - Sapit - Lemor - Sembalun Bumbung - Sembalun Lawang - Bira.

Sedang rute kedua melewati jalur Kabupaten Lombok Utara yaitu Mataram - Pusuk atau sepanjang jalan Pantai Senggigi - Pemenang - Tanjung - Gondang - Selengan - Batu Gembung - Desa Senaru - Dasan Grisak - Desa Sambek Elen - Bira. 

8. Air Terjun Kaliage, Sajang, Lombok Timur


Tidak mudah untuk mencapai air terjun yang berada di kawasan Sembalun ini. Di sarankan memakai jasa guide dari pihak Kantor Informasi Rinjani guna menghindari sesuatu yang tidak kita inginkan, yaitu tersesat.

Untuk mencapai air terjun ini memerlukan waktu kurang lebih satu jam perjalanan. Sepanjang perjalanan menuju air terjun Kaliage kita akan di suguhkan padang sabana yang mendominasi.

9. Air Terjun Jeruk Manis, Kembang Kuning, Lombok Timur


Mungkin dari banyak air terjun yang berada di kawasan gunung Rinjani, air terjun Jeruk Manis yang sudah di kelola dengan baik. Di sekitar air terjun ini sudah terdapat homestay, cottage, restoran, dan untuk akses menuju ke sini sangat halus jalan aspalnya. Tidak heran banyak wisatawan yang mengunjungi Pulau Lombok, menyempatkan 1 atau 2 malam menikmati panorama di sekitar air terjun dan desa.

10. Air Terjun Ulem - ulem, Tetebatu, Lombok Timur


Air terjun Ulem - ulem terletak di desa Tete Batu. Ketinggiannya hanya sekitar 5 meter, namun memiliki kolam yang cukup dalam sehingga dapat dijadikan sebagai tempat pemandian. Tempat ini dapat dicapai dengan berjalan kaki dari Tete Batu, namun bagi wisatawan yang datang dari Lendang Nangka disarankan untuk menggunakan kendaraan bermotor.

12. Air Terjun Otak Kokoq, Lombok Timur




13. Air Terjun Mangku Sakti, Sajang

Foto: Air Terjun keren dan tersembunyi dipedalaman Sajang, Sembalun.

Air terjun Mangku Sakti. 
Airnya putih, hangat, itu yang membuat tempat in berbeda dengan air terjun pada umumnya.

Thanks to Mr. #Nata_Adhy :D

Air Terjun keren dan tersembunyi dipedalaman Sajang, Sembalun.
Air terjun Mangku Sakti. 
Airnya putih, hangat, itu yang membuat tempat in berbeda dengan air terjun pada umumnya.
Lombok Itu Indah
Thanks to Mr. #Nata_Adhy

11. Air Terjun Benang Stokel, Aik Berik, Lombok Tengah


Benang Stokel memiliki air terjun kembar yang sama - sama menarik untuk berenang di bawahnya. Dari keduanya sisi kiri lebih tinggi dan lebih deras airnya.

Untuk mencapainya kita membutuhkan waktu 30 menit dari pintu masuk. Selain wisatawan lokal, tidak banyak wisatawan mengunjungi air terjun ini. Alasannya karena tidak adanya angkutan umum yang membawa ke lokasi air terjun Benang Stokel ini.

12. Air Terjun Benang Kelambu, Aik Berik, Lombok Tengah


Jika Anda berhasrat melakukan perjalanan ke air terjun Benang Kelambu, maka di srankan mersiapkan fisik Anda dengan baik. Karena medan yang Anda lalui sangatlah curam, seperti jalur hiking pada umumnya. Untuk menuju air terjun ini membutuhkan waktu kurang lebih setengah jam melewati kerimbunan hutan.
Segala perjuangan yang melelahkan akan terbayar sudah manakala pengunjung mencapai lokasi. Karena suguhan air terjun setinggi 40 m ini membuat kita terpaksa berdecak kagum. Bagaimana tidak, bentuknya sangat unik, dan jarang air terjun dengan bentuk seperti air terjun Benang Kelambu ini.

13. Air Terjun Segenter, Pakuan, Narmada, Lombok Barat
Foto: Salah satu wisata alam yang ada di Taman Hutan Raya Nuraksa
Ternyata Ada Air Terjun baru, namanya "Segenter" dan Taman Hutan Raya "Nuraksa" Lombok. lokasinya ada di Dusun Kumbi, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, NTB. 
rutenya melewati Sesaot kemudian terus keatas melewati Dusun Kumbi sampai ketemu Gapura Taman Hutan Raya Nuraksa, masuk ke pos jaga, dari pos jaga sekitar 2,6 km sampai air terjun Segenter.


THANKS TO VISIT ARTIKEL IN MY BLOG  :) ;)


BY : http://www.belantaraindonesia.org/2012/02/12-air-terjun-di-sekitar-rinjani.html OR Lomboknesia.blogspot.com

Read more ...

Total Tayangan Halaman

Designed By VungTauZ.Com